Segores asa yang telah lama aku pendam, hampa memang dengan aku yang sekarang, bukan aku yang dulu yang pandai menjaga hati, aku yang sekarang begitu rentan terkena penyakit hati (Astaghfirullah). Jauhkah aku dengan Tuhan??
Aku rindu aku yang dulu, yang pandai menjaga hati, 'Cukuplah Allah bagiku', kucurahkan seluruh cintaku hanya untuk Sang Maha Cinta, bukan aku yang sekarang, yang cenderung lebih mencintai ciptaan-Nya, sampai aku lupa akan cinta-Nya yang hakiki.
Aku rindu aku yang dulu, yang pandai menjaga pandangan, sehingga aku senantiasa bisa terhindar dari virus-virus yang datangnya dari setan. Bukan aku yang sekarang, yang sulit menjaga pandangan, sehingga aku mudah sekali terjerat nafsu durjana, yang kontras sekali perbuatanku itu menjauhkan aku dari Tuhanku.
Aku rindu aku yang dulu, yang pandai menjaga sikap dan kehormatan, sehingga aku senantiasa menjunjung tinggi rasa malu ku ketika berinteraksi dengan lawan jenisku, bukan aku yang sekarang, aku yang tak tahu malu. Berlagak sebebas mungkin di depan lawan jenisku, tertawa keras padahal aku tahu bahwa suaraku auratku, mengeluarkan celetukan yang katanya lucu, yang jelas-jelas menjatuhkan harga diriku sebagai muslimah.
Astaghfirullahal'adziim.. padahal Allah telah memerintahkan untuk hamba-hambanya yang beriman, untuk menundukkan pandangan dan menjaga kehormatan. Asaku yang muncul, beriring dengan syukurku kepada Allah, karena aku bisa tersadar dari keadaanku yang ternyata selama ini aku FUTUR. Ya Allah, jauhkan hamba dari sikap yang bisa menjauhkanku dari jalan lurus-Mu. Dan kumpulkanlah hamba selalu bersama orang-orang yang beriman kepada-Mu, yang senantiasa mengingatkan hamba ketika apa yang dilakukan berbelok jauh dari arah kiblat-Mu. Dan jauhkanlah hamba dari lingkungan yang malah akan membuat kecintaanku berkurang kepada-Mu. Aamiin..
Rindu aku yang dulu, bukan aku yang sekarang. Tapi mungkin aku akan seperti aku yang dulu, di masa yang akan datang.
"Barangsiapa yang mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu lengan, dan barang siapa mendekat kepada-Ku satu lengan maka Aku akan mendekat kepadanya dua lengan, dan jika ia menghadap kepada-Ku dengan berjalan maka Aku akan menemuinya dengan berlari". {Hadits Riwayat Bukhari-Muslim}

Semoga dimudahkan san :) semakin dewasa seseorang, semakin berkembang cara berpikirnya, sehingga berusaha merasionalkan hal yang bisa saja salah dan membuat jauh dari-Nya..
BalasHapusMohon saling mendo'akan untuk sama2 bisa kembali seperti diri yang dulu suatu saat nanti..
tetehhh,, izin share di blog aku yaa :)
BalasHapusmkasi sebelumnya :) :)