Assalamu'alaykum,
Sahabat, hanya sekedar ingin sharing mengenai kejadian yang pernah saya alami di minggu lalu. Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. Allah tunjukkan langsung kepadaku, segala kebenarannya. Subahallah, kejadian minggu itu penuh hikmah dan bagi saya itu adalah sebuah bukti dari janji Allah yang tertulis di Al-Qur'an.. Ingatkah janji Allah dalam QS. Al-Hajj ayat 40 ?? Begini bunyinya.. :D
"... Allah pasti akan menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sungguh Allah Mahakuat, dan Mahaperkasa."
Ceritanya, berawal dari sebuah rapat kerja yang sedang saya ikuti. Seperti biasa, mahasiswa begitu kritis dengan masalah-masalah yang timbul saat itu. Tiba saatnya pembahasan mengenai kesekretariatan. Mengenai aturan-aturan pembuatan surat. Dan tahukah? sesuatu membuat saya kaget, ketika ada yang mengusulkan Lafazh 'Bismillah' dihilangkan dalam surat. Padahal itu salah satu aplikasi dari konstitusi kami, yaahh, landasan kami ya Syari'at Islam.. :)
Alasannya memang logic, tetapi kenapa hal yang sudah baik harus dihapuskan?? hmm.. yah beginilah hidup, sahabat! Sering sekali lupa dengan Allah hanya karna urusan dunia. Alasan mereka mengusulkan untuk dihapuskan adalah, karena takut terinjak-injak, malu dan ragu kalau ngasih surah ke non-muslim, khawatir tidak mau menerima surat dari kami kalau instansi yang bersangkutan adalah non-muslim.
Yah, benar!! Islam mengenal toleransi!! Tapi hal ini bukan hanya sekarang saja terjadi. Dari sejak himpunan kami berdiri, Lafazh Bismillah tidak pernah dihapuskan, dan tak ada masalah yang seberat yang mereka bayangkan.. Argumen mereka pun sudah terpatahkan sebetulnya. Takut keinjak-injak?? Justru dengan adanya Lafazh Bismillah, kita bisa menyimpan arsip surat dengan baik bukan? Soal terinjak oleh mereka yang tak tahu bukanlah sebuah dosa kan? Karena ketidak tahuan mereka. Kemudian, argumen mereka yang lain pun terpatahkan, karena selama himpunan kami berdiri, tak pernah ada instansi non-muslim yang protes dengan adanya Lafazh itu.. Yaahh!! Mereka juga punya toleransi mereka juga menghargai!! ^^
Sebetulnya ini bukan masalah dan tak seharusnya didebatkan.. Semua fraksi setuju dengan dihilangkannya Lafazh 'Bismillah'.. Tetapi tidak dengan fraksi kami :) Sampai akhirnya melakukan lobbiying, tetap kami tak mau, dan akhirnya voting individu. Naaahhh, keajaiban berawal dari sini sahabat!! Subhanallah bangeeett pokoknya.. :)
Sejak tadi, kami kalah suara, kebayang gak sih?? 5 departemen banding 1 departemen, ya jelaslah kami kalah.. Dilaksanakanlah voting individu, kami disuruh memejamkan mata dan unjuk tangan bagi yang memilih option yang diinginkan. Dag dig dug.. dag dig dug.. (suara jantung ceritanya v^^) Daaaaaan, hasilnya adalaahhh... 25 orang yang memilih dihapuskan dan 25 orang yang memilih untuk TIDAK dihapuskan.. waaahh, subhanallah, kok bisa?? Siapa yang menggerakan hati-hati orang yang lain untuk memilih untuk tidak dihapuskan kalau bukan Allah ?? :)
Karena ternyata ada anggota muda yang tidak memiliki hak suara dan saat itu ia mengacungkan tangan, dan kehitung, makanya voting individu DIULANG!! Dan tahukah sahabat?? Anggota muda yang dimaksud itu ada di pihak kami.. :(
To be continued..
0 komentar:
Posting Komentar