ketika aku tersadar bahwa aku begitu kecil,
bak setitik debu bahkan lebih kecil lagi,
debu yang begitu mudah tersapu angin.
Asaku putus,
ketika aku merasa tak ada guna,
bak benalu yang hanya menyusahkan pohon lain.
Asaku putus dan semakin putus,
ketika aku hanya bisa merasakan indahnya mimpi dalam khayal,
tak pasti,
hanya buayan.
Semakin asaku putus,
semakin banyak ujianku.
Dan aku tau,
itu pertanda Allah sayang padaku.
Takkan aku biarkan hidupku berlama-lama dalam keputusasaan.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan kamu dustakan??
by: Saniamah
0 komentar:
Posting Komentar